Bahan-Bahan Segar dan Organik Di Cafe Batu Jimbar

Cafe BatuJimbarBagi anda para pecinta makanan sehat, fresh, dan berbahan organik, harus mengunjungi Cafe Batu Jimbar ketika berlibur ke Bali. Cafe yang direkomendasikan oleh koki-koki hebat di Bali ini menawarkan konsep makanan sehat berbahan 100% organik dengan kualitas yang senantiasa terjaga. Cafe yang berada di Jl. Danau Tamblingan No. 75A Sanur, Denpasar ini menawarkan beragam menu pilihan kuliner, mulai dari yang lokal hingga internasional. Dengan tempat yang cozy untuk nongkrong, nama-nama menu di cafe ini cukup dibuat sederhana hingga anda tidak perlu menebak-nebak makanan tersebut seperti apa.

batu jimbarCafe ini didirikan oleh Iskandar Waworuntu yang kala itu masih tinggal di Desa Pupuan, Tabanan. Di tahun 1988 ia mulai bertani sayuran organik dengan menggunakan pupuk berbahan daun daur ulang tanpa pupuk kimia. Hingga akhirnya pertaniannya berhasil berkembang di tahun 1991 dan mulai di pasarkan. Kemudian pada 14 September 1991, ia bersama dua saudaranya, Ade dan Waworuntu, mulailah mereka mendirikan Cafe Batu Jimbar di Jl. Danau Tamblingan no 152 Sanur. Kala itu mereka masih menyediakan 20 meja yang mampu menampung 80 orang. Penciptaan suasana yang senyaman mungkin membuat para pengunjung merasa seperti di rumahnya sendiri. Menu utama kala itu adalah salad berbahan sayuran organik.

indor-interior-of-cafeMelihat antusis paraa pengunjung, mereka kemudian bereksplorasi dengan menghadirkan makanan berbahan rempah-rempah, namun tetap mengusung healthy food. Hingga akhirnya di tahun 2006 Cafe Batu Jimbar pindah ke Jl. Danau Tamblingan No. 75 A Sanur. Gedung baru cafe ini dirancang oleh teman ayah mereka, Wia Waworuntu, sekaligus ipar dari ibu mereka yakni Hank Foss. Ia juga yang merancang desain lampunya yang kini menjadi ikon Cafe Batu Jimbar. Lampu-lampu tersebut digantung di langit-langit restoran dengan menggunakan gelas. Tidak hanya itu, interior cafe yang minimalis ini juga menggunakan barang-barang bekas yang telah di daur ulang.

cafe-batu-jimbarDan kini, cafe ini tidak hanya menyajikan makanan Indonesia namun telah berani berkresi dengan makanan Asia dan Eropa. Tidak hanya berbahan organik, namun bahan-bahan tersebut juga fresh. Kue-kue dengan resep asli khas rumahan juga bisa anda nikmati. Suasana yang nyaman membuat para pengunjung betah dan selalu ingin kembali lagi ke sini. Tidak hanya pengunjungnya yang loyal, suasana homey yang diciptakan juga membuat para pekerjanya setia mengabdi di cafe ini.

cafe-batujimbar-2Cafe yang buka sejak pukul 07.00 hingga 23.00 WITA ini benar-benar round the clock. Anda bisa datang kala waktus sarapan, makan siang, atau pun nongkrong di malam hari. Anda juga bebas memilih tempat duduk berdasarkan suasana hati anda. Yang ingin menenangkan diri bisa memilih tempat di dalam. Namun anda yang ingin mencari inspirasi, bisa memilih area outdoor. Cahaya matahari yang hangat, bisa anda rasakan meski di area dalam. Karena bangunannya yang didominasi jendela, membuat anda tetap leluasa untuk melihat ke luar.

event cafe batu jimbarKonsep sehat pun tidak hanya pada bahan makanannya namun juga pada kemasan yang digunakan. Kantong-kantong plastik diganti dengan koran dan anda tidak akan menjumpai straw minuman. Selain itu, cafe ini juga rutin mengadakan acara, seperti tari salsa yang rutin digelar pada hari Selasa dan Sabtu. Anda penikmat musik jazz bisa datang setiap hari Kamis dan dimulai sejak pukul 07.00 malam. Ada pula pasar minggu dengan penjual dari komunitas pedagang di Sanur. Layaknya pasar tradisional, anda bisa menemukan berbagai barang seperti kerajinan tradision, sayuran segar, dan aneka jajanan. Sunday Market ini dimulai sejak jm 10.00 pagi dan begitu diminati wisatawan, termasuk wisatawan asing. Jadi sembari bersantap enak anda juga dihibur dengan berbagai event seru. Cafe ini juga cukup dekat dengan berbagai hotel murah di Bali, seperti:

Refrensi:

  • http://www.cafebatujimbar.com/
  • http://bali.tribunnews.com/2014/08/25/cafe-batu-jimbar-utamakan-menu-berbahan-organik

Add a Comment

Your email address will not be published.